Cara Mendidik Anak yang Baik Secara Islami

Cara Mendidik Anak yg Baik Secara Islami – Supaya bisa menjadi insan yang saleh,  orangtua berkewajiban untuk mendidik anaknya.

Cara mendidik anak secara islami masih langka, padahal untuk mewujudkan generasi ummat yang islami pada masa depan diperlukan pembinaan atau pendidikan anak sejak usia dini. Semenjak usia dini, padahal untuk mewujudkan generasi ummat yang islami pada masa depan dibutuhkan pembinaan atau pendidikan anak Cara mendidik anak secara islami masih langka, generasi ummat yang islami pada masa depan dibutuhkan pembinaan atau pendidikan anak diwujudkan oleh padahal untuk sejak usia dini. Semenjak usia dini, generasi ummat yang islami pada masa depan diperlukan pembinaan atau pendidikan anak. Karena sebenarnya pada hari qiamat nanti bakal diminta pertangggung jawaban atas generasi-generasi muda kita, seyogyalah kita bersikap seperti yang dianjurkan dalam Alquran.

Menyingkapi bakat anak,dan menghadapi anak-anak berbakat dan kreatif,biasanya kreatif lahir dari tuntutan untuk memenuhi kebutuhan utama manusia,keungggulan seseorang tak lahir secara mendadak.

Perihal itu bakal muncul pada anak yang mempunyai daya imajinasi yang luas dan dinamis dan ini berjalan seiring dengan perkembangan fisik dan usia anak. Dalam perkembangan anak yang kreatif kita mampu melihat beberapa talenta yang mereka tunjukkan melewati menggambar, meniru, dan menggunakan kalimat yang berfariasi atau bermain bongkar pasang kreatifitas akan lebih jelas terlihat pada usia 9 tahun dan 12 tahun, anak usia tersebut mulai mampu memahami siapa dirinya dan pandai menyingkapi persoalan disekelilingnya,ia senantiasa mencari pemecahan atas aneka persoalan yang dihadapinya.

Pengaruh lingkungan, keluarga, cukuplah gede pengaruhnya dan akan mempengaruhi kondisi phisikologis dan spiritual anak,keluarga peran penting dalam membentuk moral anak-anak berikan peluang untuk bergaul dengan teman-teman sebayanya dan dan melakukan kolektif melewati langkah-langkah itu.

Biar mengimplikasikan rasa simpati terhadap permainan, sebaiknya keluarga memberikan lain permainan yang berfariasi kepada anak-anak,dan sebaliknya juga keluarga memotivasi

Saat ingin makan dan lain-lain yang diatur menurut norma agama, mencuci tangan dibiasakan oleh diantaranya etika dalam makan diantaranya anak sebelum makan dan membaca doa

Supaya timbul rasa manusiawi dan sayang kepada sesama, lalu etika dalam berkunjung kita tanamkan kepada anak-anak

Ketika anak merasa tak ada yang melihatnya memecahkan sesuatu benda, misalnya

Sesudah ada pengakuan si anak kita katakan kepada anak-anak,sesungguhnya barang yang anak pecahkan tersebut sudah sampai ajalnya.

Kemudian lagi anak-anak mesti kita berikan kebebasan,makna kebebsan bagi anak-anak dalam artian sesuai kebutuhannya, tanamkan semenjak dini kepada anak bahwa dia dikenal sebagai seorang anak pahlawan dengan demikian anak-anak telah sugesti untuk menjdi orang kuat dan pemberani.jika kita melihat anak yang kurang kompoten berikan motivasi,dan kalau anak melakukan kesalahan orang tua berhak menghukum anak sesuai kesalahan yang dilakukannya,untuk itu islam memberikan sejumlah konsep sanksi bagi anak-anak ditinjau segi manfaatnya,tak juga menyakiti dan menyiksa apa lagi balas dendam tapi yang kita tuju suatu yang baik dan mendidik bagi anak-anak.

Untuk tersebut metode yang diterapkan harus mampu memotivasi anak pada pengamalan Hablumminannas dan Hablumminallah,melalui metode ini anak bakal terpelihara fitrahnya,islam menganjurkan kita mendidik anak secara islami,lantaran pendidikan anak adalah upaya melahirkan generasi mendatang. Sumber: heningsore.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *